JAKARTA – Produk susu Makan Bergizi Gratis (MBG) viral dijual di minimarket dengan harga Rp4.000 per kemasan. Badan Gizi Nasional (BGN) langsung menanggapi peredaran produk tersebut.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menjalin kontrak maupun berkomitmen dengan produsen manapun terkait penjualan susu MBG.
"BGN tidak pernah membuat kontrak maupun komitmen dengan produsen manapun. Jika ada pihak yang menandai produknya sebagai ‘susu sekolah’, itu sepenuhnya inisiatif dari pihak produsen," ujar Dadan.
BGN meminta masyarakat yang menemukan produk susu atau barang lain yang mengatasnamakan BGN atau Program MBG di minimarket maupun tempat lain untuk segera melaporkan ke call center BGN di nomor 127.
Dadan menambahkan, berdasarkan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan membeli susu MBG untuk penerima manfaat, dengan pembelian dilakukan melalui minimarket atau UMKM setempat guna memberdayakan peternak lokal.
Sementara itu, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa BGN tidak pernah memproduksi susu dalam bentuk apapun, termasuk yang mengatasnamakan Program MBG.
"Kami tidak pernah memiliki atau memproduksi susu MBG. BGN sama sekali tidak memproduksi susu," jelas Nanik, dikutip dari Antara.
(Feby Novalius)