JAKARTA - Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Tony Setia Boedi Hoesodo menggunakan Bahan Bakar Gas (BBG) pada kendaraan pribadinya. Dia memasang converter kit ini memungkinkan kendaraan menggunakan sistem bahan bakar ganda (dual fuel), yakni bahan bakar minyak (BBM) dan BBG.
Teknologi tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk beralih dari BBM ke BBG maupun sebaliknya hanya dengan menekan tombol switch di dekat kemudi. Langkah ini diambil Tony sebagai upaya menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.
“Kami ingin memberikan contoh nyata bahwa pemakaian BBG adalah pilihan yang cerdas untuk kebutuhan sehari-hari," kata Tony dalam keterangannya, Jakarta, Minggu (5/4/2026).
Menurutnya, biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi BBG pada mobilnya cukup murah jika dengan jarak tempuh lebih jauh.
"Kendaraan bisa mendapatkan penghematan biaya bahan bakar karena harganya yang terjangkau dan stabil yaitu Rp4.500 per liter, daya tempuh lebih jauh serta juga lebih ramah lingkungan,” ujarnya.