Di balik langkah strategis tersebut, MSIN mencatat penguatan fundamental keuangan sepanjang 2025. Direktur MSIN, Rudy Hidayat, memaparkan bahwa perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp3,8 triliun, tumbuh 18 persen dibandingkan tahun 2024.
Pilar utama pendapatan perseroan berasal dari segmen content IP and others sebesar Rp2,1 triliun, diikuti subscription sebesar Rp869 miliar, dan online advertising sebesar Rp856 miliar.
Pertumbuhan tersebut berbanding lurus dengan efisiensi yang tercermin pada EBITDA perseroan yang mencapai Rp1,03 triliun atau naik 33 persen secara tahunan (year on year).
Laba bersih (net income) pada 2025 tercatat sebesar Rp985 miliar, meningkat 140 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
“Net income tahun 2025 sebesar Rp985 miliar, naik 140 persen dibandingkan 2024,” kata Rudy.
(Feby Novalius)