JAKARTA - Apakah tanggal 1 Mei 2026 libur nasional dan tanggal merah?
1 Mei merupakan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026. Pemerintah menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional di Indonesia.
Tanggal merah ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan para pekerja di berbagai sektor. Hari Buruh memiliki sejarah yang sangat panjang, yakni berawal dari abad ke-19. Kala itu, buruh di Amerika Serikat menyampaikan keluhan terkait pekerjaan yang dinilai tidak manusiawi.
Seperti dilansir dari History, Hari Buruh dimulai ketika para buruh di Amerika Serikat harus bekerja hingga belasan jam sehari. Banyak dari mereka kemudian melayangkan protes.
Home Hot Issue Market Update Smart Money Inspirasi Bisnis Property Glossary Oke Promo Indeks Login Search Okezone Advertisement Listen HOME FINANCE HOT ISSUE Mengapa 1 Mei Diperingati sebagai Hari Buruh? Ini Sejarahnya Tangguh Yudha, Jurnalis - Rabu, 1 Mei 2024 | 09:40 WIB Sejarah Hari Buruh (Foto: okezone.com)
JAKARTA - 1 Mei diperingati sebagai Hari Buruh atau di dunia internasional disebut May Day. Pada hari tersebut, ditetapkan sebagai hari libur dan perayaannya berlangsung di seluruh dunia.
Hari Buruh memiliki sejarah yang sangat panjang, yakni berawal dari abad ke-19. Kala itu, buruh di Amerika Serikat menyampaikan keluhan terkait pekerjaan yang dinilai tidak manusiawi.
Seperti dilansir dari History, Rabu (1/5/2024), Hari Buruh dimulai ketika para buruh di Amerika Serikat dituntut untuk bekerja hingga belasan jam sehari. Banyak dari mereka akhirnya melayangkan protes.
Para buruh kemudian membentuk Federation of Organized Trades and Labour Unions (FOTLU), yang kemudian menjadi American Federation of Labour (AFL), dan mengadakan konvensi di Chicago pada 1884.
FOTLU memproklamasikan delapan jam kerja untuk tenaga kerja sejak dan setelah 1 Mei 1886.
Pada tahun berikutnya, organisasi buruh terbesar di Amerika Serikat, Knights of Labour, mendukung FOTLU. Mereka pun mengerahkan buruh untuk mogok kerja serta melakukan demonstrasi.
Aksi protes berlangsung secara damai, namun berubah pada 3 Mei 1886. Saat itu, aparat Kepolisian Chicago terlibat bentrok dengan buruh di McCormick Reaper Works.
Pada keesokan harinya, aksi demonstrasi kembali dilakukan di Haymarket Square guna memprotes pekerja yang tewas serta terluka akibat insiden tersebut.
Setelah terjadi kerusuhan Haymarket serta persidangan yang mengejutkan dunia, koalisi partai sosialis serta buruh yang baru terbentuk di Eropa menyerukan demonstrasi sebagai penghormatan kepada Haymarket Martyrs.
Pada 1890, lebih dari 300.000 orang melakukan protes demonstrasi May Day di London.
Momen bersejarah bagi buruh yang terjadi pada 1 Mei itu kemudian diterima oleh banyak pemerintahan di seluruh dunia. Hingga saat ini, May Day pada 1 Mei merupakan hari libur resmi di 66 negara.
Di Indonesia sendiri, Hari Buruh juga diperingati dan dijadikan hari libur nasional pada masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sebagai penghormatan terhadap perjuangan buruh dalam mencapai hak-haknya.
(Feby Novalius)