Nanik menambahkan, balita tersebut terakhir mengonsumsi MBG pada 14 April. Pada hari berikutnya, anak tersebut tidak mengonsumsi makanan dari program karena menolak makan. Gejala kemudian muncul pada 16 April sekitar pukul 06.00 pagi.
BGN pun menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya penerima manfaat 3B tersebut.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda M. Abdul Bais. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan," ungkap Nanik.
Secara terpisah, ayah almarhum, Sahjanudin (41), memastikan bahwa kematian anaknya tidak berkaitan dengan Program MBG.
"Saya orang tua dari Abdul Bais menyatakan kematian anak saya ini murni karena sakit. Enggak ada hubungannya dengan dapur MBG SPPG Sukasirna 02 Leles," ucapnya.
(Taufik Fajar)