JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menegaskan bahwa informasi mengenai peluncuran program penggalangan dana masyarakat untuk melunasi utang negara adalah berita bohong atau hoaks.
Penjelasan ini dikeluarkan menyusul beredarnya narasi di media sosial yang mengeklaim bahwa pemerintah secara resmi membuka donasi melalui platform crowdfunding Kitabisa.com untuk mengatasi beban utang Indonesia.
"Berita yang beredar mengenai peluncuran program 'Patungan APBN untuk Bantu Negara Lunasi Utang' pada situs Kitabisa.com, merupakan berita hoaks," tegas pihak PPID Kemenkeu dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/4/2026).
Pemerintah menghimbau agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari saluran komunikasi resmi instansi negara.
"Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran berita bohong yang mengatasnamakan Kementerian Keuangan," tambahnya.
Penelusuran iNews Media Group menemukan bahwa isu ini bermula dari unggahan akun X (dahulu Twitter) bernama @iPoopBased, yang secara profil dikenal sebagai akun parodi.
Dalam unggahan tersebut, akun tersebut menuliskan narasi: "Indonesia's government launches 'Patungan APBN' on Kitabisa.com to address state debt."
Cuitan ini disertai dengan tangkapan layar hasil rekayasa digital (editing) yang memperlihatkan halaman kampanye donasi di Kitabisa dengan foto Presiden Prabowo Subianto.