Untuk mengantisipasi tekanan terhadap Rupiah, Pemerintah, kata Airlangga, bersama dengan Bank Indonesia (BI) telah menyiapkan sejumlah langkah strategis. Salah satunya melalui kerja sama swap currency dengan sejumlah negara, termasuk China, Jepang dan Korea Selatan.
"Sehingga berharap nanti ke depan kita juga akan terus mempersiapkan komposisi terkait dengan tingkat utang, surat berharga yang kita bisa terbitkan yang sifatnya seperti dari China ataupun dari Yen itu untuk menjaga tekanan terhadap dolar AS," pungkasnya.
(Dani Jumadil Akhir)