JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan kabar siswa SDN 01 Banjaranyar, Kabupaten Pemalang, dikeluarkan dari sekolah usai orang tuanya mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak benar.
"Kejadian di SDN 01 Banjaranyar mengenai siswa yang dikeluarkan karena kritik terhadap MBG itu tidak benar. Hingga saat ini, tidak ada siswa yang dikeluarkan. Siswa tersebut masih berstatus sebagai peserta didik," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta.
Menurut Reza, polemik yang berkembang di masyarakat berawal dari kesalahpahaman orang tua siswa terkait besaran anggaran menu MBG, terutama selama bulan puasa. Pihak sekolah telah memberikan penjelasan untuk meluruskan informasi tersebut sekaligus mengedukasi wali murid.
Dia menjelaskan bahwa orang tua siswa sempat mengira harga paket MBG mencapai Rp15 ribu. Padahal, tarif yang berlaku adalah Rp8 ribu untuk porsi kecil dan Rp10 ribu untuk porsi besar.
"Masalah tersebut sudah diselesaikan oleh pihak sekolah dengan memberikan edukasi kepada wali siswa mengenai pagu anggaran MBG yang menjadi keluhan wali siswa," lanjutnya.
Baca Selengkapnya: Viral Siswa Dikeluarkan dari Sekolah karena Kritik MBG, BGN Buka Suara
(Feby Novalius)