Di luar modal awal, pelaku usaha juga perlu menyiapkan biaya operasional bulanan untuk perawatan dan penggemukan sapi. Rinciannya antara lain pakan tambahan sekitar Rp450 ribu per bulan, konsentrat Rp3 juta, vaksinasi Rp450 ribu, vitamin Rp600 ribu, obat-obatan Rp600 ribu, serta biaya listrik, air, dan BBM sekitar Rp1 juta.
Tambahan lain mencakup biaya reproduksi sekitar Rp150 ribu dan biaya lain-lain Rp300 ribu. Total operasional diperkirakan sekitar Rp6,55 juta per bulan.
Sementara itu, usaha ternak kambing dapat dimulai dengan modal yang relatif lebih kecil, yakni sekitar Rp8 juta–Rp10 juta untuk skala pemula.
Estimasi tersebut mencakup pembangunan kandang sederhana sekitar Rp3 juta, pembelian 10 ekor bibit kambing dengan harga rata-rata Rp500 ribu per ekor atau total Rp5 juta, serta biaya pakan dan kebutuhan perawatan sekitar Rp1 juta per bulan.
Dengan asumsi tersebut, total investasi awal usaha ternak kambing berada di kisaran Rp9 juta.