“Oh ini kan banyak sentimen, kalau rupiah melemah seolah-olah kita akan bergerak seperti '97-'98 lagi. Beda, '97-'98 itu kebijakannya salah dan instability sosial politik terjadi setelah setahun kita resesi. '97 pertengahan itu kita sudah resesi. Kita kan sekarang belum resesi, ekonomi masih tumbuh kencang. Jadi masih ada ruang untuk memperbaiki semuanya," ungkap Purbaya meluruskan kekhawatiran pasar.
Dengan demikian, Purbaya optimis bahwa pasar saham akan segera mengalami pembalikan arah (reversal) dalam waktu dekat setelah tekanan jual teknikal mereda. Beliau bahkan memberikan sinyal beli yang kuat bagi para pelaku pasar modal.
"Jadi teman-teman enggak usah khawatir, investor pasar saham kalau saya bilang jangan takut, serok bawah sekarang. Kalau saya lihat teknikalnya, sehari dua hari udah balik. Jadi jangan lupa beli saham. Makasih ya,” pungkas Purbaya
(Taufik Fajar)