Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral Video Purbaya Bagi Bantuan Modal Usaha, Kemenkeu: Hoaks!

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 18 Mei 2026 |07:42 WIB
Viral Video Purbaya Bagi Bantuan Modal Usaha, Kemenkeu: Hoaks!
Viral Video Purbaya Bagi Bantuan Modal Usaha, Kemenkeu: Hoaks! (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Viral video Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membagikan bantuan modal usaha beredar di media sosial. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) menegaskan, potongan rekaman video yang menarasikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membagikan bantuan modal usaha secara langsung adalah bohong alias hoaks.

Kemenkeu pun meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan baru di media sosial. 

“Video yang beredar mengenai Menkeu Purbaya yang mengajak masyarakat segera menghubunginya untuk mendaftarkan data diri agar mendapatkan bantuan modal usaha, merupakan video hoaks deep fake,” kata PPID Kemenkeu dalam keterangannya, Jakarta, Senin (18/5/2026).

Berdasarkan pantauan, konten tersebut sengaja dibuat oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan memanipulasi visual dan suara Menteri Keuangan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence).

“Masyarakat diharapkan waspada terhadap penyebaran video dan berita bohong yang mengatasnamakan Menteri Keuangan Purbaya,” tulis PPID Kemenkeu.

Penipuan ini disebarkan melalui platform TikTok oleh sebuah akun yang menggunakan nama lengkap sang menteri.

Untuk meyakinkan korban, akun tersebut menggunakan foto profil berupa tangkapan layar (screenshot) yang dimanipulasi agar seolah-olah memiliki lencana verifikasi atau centang biru resmi, padahal akun tersebut sepenuhnya palsu.

Secara struktural, Kementerian Keuangan tidak pernah menyalurkan bantuan modal usaha atau bantuan sosial berupa uang tunai (seperti BLT) secara langsung kepada individu atau perorangan.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement