Namun demikian, Jeffrey mengatakan kondisi ketidakpastian tersebut tidak hanya terjadi di pasar modal Indonesia. Sejumlah indeks di Asia juga mengalami koreksi serupa pada pekan perdagangan sebelumnya.
Bursa Asia kompak mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (15/5). Terpantau Nikkei 225 ditutup turun 1,99 persen, SSE Composite turun 1,02 persen, CSI 300 Index turun 1,12 persen, KOSPI juga tertekan 6,12 persen, TAIEX melemah 1,39 persen, dan S&P/ASX 200 turun 0,11 persen.
"Kalau kita akumulasikan koreksi dua hari di pasar global Asia, ditambah dengan sedikit koreksi tambahan hari ini di pasar global, itu sama dengan koreksi yang kita alami hari ini. Jadi saya rasa masih inline dengan global market," katanya.
(Feby Novalius)