Selanjutnya pada mata acara ke-7, Pemegang Saham menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan.
Dengan demikian, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan menjadi sebagai berikut:
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama / Komisaris Independen: Dhony Rahajoe
- Komisaris: Setya Nugraha
- Komisaris: Aisyah Zakiyyah
- Komisaris: Giri Suprapdiono
- Komisaris Independen: Tjia Marwan
- Komisaris Independen: Ain Rika Armina
Jajaran Direksi
- Direktur Utama: Novel Arsyad
- Direktur Keuangan: Faizal Rahmad
- Direktur Manajemen Risiko & Legal: Tommy Wiranata A
- Direktur Strategi Korporasi dan HCM: I Gede Upeksa Negara
- Direktur Operasi Bidang Infrastruktur: Yul Ari Pramuraharjo
- Direktur Operasi Bidang Gedung: Yuyus Juarsa
Kinerja 2025
Sepanjang Tahun Buku 2025, PTPP berhasil mencatatkan perolehan nilai kontrak baru sebesarRp24,95 triliun.
Berdasarkan sumber pendanaan, komposisi perolehan kontrak baru Perseroan terdiri atas 45 persen proyek pemerintah, 35 persen proyek BUMN, dan 20 persen proyek swasta. Dari sisi segmentasi usaha, kontribusi terbesar berasal dari sektor gedung sebesar 35 persen, jalan dan jembatan 16 persen, pertambangan 12 perseb, power plant 11 persen, pelabuhan 10 persen, irigasi 6 persen, bendungan 4 persen, minyak dan gas 3 persen, industri 2 persen, serta bandara 1 persen.
Beberapa proyek dengan kontribusi terbesar terhadap perolehan kontrak baru Perseroan antara lain proyek PLTGU Batam, New Priok East Access Phase II, Itacha 2 – Provision of Procurement & Construction for Haul Road, Tol Kataraja Phase 2, Fuel Pipeline Cikampek – Plumpang, Gedung DPD IKN, dan Proyek Konstruksi
Bendungan Karian – Serpong Water Conveyance System (KSCS) Paket 1.
Perwakilan BP BUMN dalam RUPS Tahunan juga menyampaikan apresiasi atas kinerja Perseroan sepanjang Tahun Buku 2025, khususnya atas keberhasilan Perseroan dalam menjaga arus kas operasi (operating cash flow) tetap positif serta menurunkan liabilitas Perseroan secara berkelanjutan.