CY 2 Merapi diproyeksikan mampu melayani sekitar 730 rangkaian kereta api per tahun. Dengan optimalisasi dua jalur operasional, kapasitasnya dapat mencapai hingga 10 rangkaian kereta api per hari, dengan potensi kontribusi angkutan sekitar 3 juta ton batu bara per tahun.
Secara keseluruhan, kapasitas angkutan batu bara melalui jaringan logistik berbasis rel di Sumatera Selatan disebut mencapai sekitar 27 juta ton per tahun yang ditopang oleh sejumlah terminal operasional.
Yuskal menyebut penguatan infrastruktur menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi nasional.
“Ke depan, kami optimistis tren ini dapat terus berlanjut seiring meningkatnya kebutuhan distribusi energi nasional. Penguatan infrastruktur dan layanan menjadi fokus agar distribusi batu bara tetap andal dan tepat waktu,” ujarnya.
Pertumbuhan distribusi batu bara ini juga dinilai menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas aktivitas logistik nasional, terutama di tengah fluktuasi permintaan energi global.
(Feby Novalius)