BGN Akui Kewalahan Penuhi Kebutuhan Susu untuk MBG 

Tangguh Yudha, Jurnalis
Selasa 02 Juni 2026 15:41 WIB
MBG (Foto: Okezone)
Share :

"Kami sangat mengharapkan bagaimana masyarakat atau UMKM atau kooperasi itu bisa diberdayakan, sehingga yang namanya peternakan susu itu bisa dikembangkan lagi, karena kebutuhannya sangat besar," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementerian Pertanian, Makmun, mengatakan produksi susu dalam negeri saat ini baru mampu memenuhi sekitar 25 persen kebutuhan nasional. Sementara 75 persen sisanya masih bergantung pada impor.

"Ini juga yang menjadi program kita bersama bagaimana meningkatkan jumlah populasi sapi perah di dalam negeri dan yang kemudian peningkatan produktifitasnya," katanya.

Untuk mengurangi ketergantungan impor, pemerintah terus mendorong peningkatan populasi sapi perah serta produktivitas peternak. Saat ini, produktivitas sapi perah di Indonesia masih berada di bawah 20 liter per ekor per hari.

Makmun menargetkan produktivitas tersebut dapat meningkat menjadi di atas 20 liter per hari, bahkan mencapai 25 liter per hari seperti di sejumlah negara produsen susu lainnya.

Selain itu, pemerintah juga fokus pada peningkatan kesehatan ternak melalui pengendalian penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). 

Kementerian Pertanian saat ini menyediakan vaksin PMK untuk sapi perah secara penuh guna menjaga kesehatan ternak dan mendukung peningkatan produksi susu nasional.

"Dan sekarang kami juga menyediakan vaksin khususnya untuk sapi perah secara 100% sehingga tidak ada lagi yang terdampak dengan PMK dan kita berharap dengan begitu teman-teman peternak terus meningkatkan produksinya di lapangan," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya