Harga Telur Turun ke Rp24.424 per Kg, Peternak Tertekan

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 05 Juni 2026 13:06 WIB
Telur ayam ras mencatat deflasi pada Mei 2026. (Foto: Okezone.com/Bapanas)
Share :

Ketut menegaskan pemerintah akan hadir untuk menjaga stabilitas baik di sisi hulu maupun hilir. Penataan pasar akan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi peternak, hingga koperasi guna memastikan keseimbangan harga serta kelangsungan usaha peternakan rakyat.

"Oleh karena itu, yang di tengah harus kita atur, harus kita tata. Ini artinya pemerintah turun di dua sisi: stabilkan di hilir, stabilkan di hulu. Tatkala telur terlalu rendah di hulu, sesuaikan, wajarkan harga. Negara ini swasembada. Petani harus nyaman, peternak harus nyaman berproduksi," ujar Ketut.

Di sisi lain, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan pasokan pangan. Pemerintah memastikan pemantauan harga dan stok terus dilakukan secara intensif.

"Nah yang terakhir, buat masyarakat, mohon tenang, tetap nyaman, belanja yang wajar karena pasokan maupun harga kami akan pantau terus dan kami jamin pasokan pangan relatif stabil," pungkas Ketut.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya