Pupuk Indonesia dan PLN Pangkas Anak Usaha, Ini Bocorannya

Rohman Wibowo, Jurnalis
Minggu 07 Juni 2026 10:15 WIB
Pupuk Indonesia dan PLN Pangkas Anak Usaha, Ini Bocorannya (Foto: PLN)
Share :

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT PLN (Persero) siap memangkas jumlah anak usaha. Pemangkasan anak usaha ini menjadi pokok bahasan dalam pertemuan antara jajaran Direksi kedua BUMN tersebut dengan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria belum lama ini.

Pupuk Indonesia pangkas jumlah anak usaha dari 57 menjadi hanya 15 entitas. Dalam peta jalan transformasi ini, perusahaan akan melepas sebanyak 42 anak usaha secara bertahap hingga tahun 2027.

Target pemangkasan jumlah anak usaha ini direncanakan berjalan sistematis; dari 57 anak usaha pada 2025, jumlahnya akan ditekan menjadi 17 entitas pada akhir 2026, dan kembali dikurangi hingga menyisakan 15 entitas pada 2027.

"Penyederhanaan entitas akan memperkuat fokus bisnis dan meningkatkan efektivitas pengelolaan perusahaan," kata Dony dalam keterangannya, dikutip Minggu (7/6/2026).

Melalui perampingan jumlah anak usaha tersebut, Pupuk Indonesia bakal membentuk struktur bisnis yang lebih tajam melalui tiga subholding utama, yakni Agrichemical, Industrial Chemical, dan Clean Ammonia. Ketiga subholding ini nantinya akan disokong oleh Feedstock Co. yang memegang peran sentral dalam mengelola pasokan bahan baku strategis bagi grup perusahaan.

Menurut Dony, langkah menata portofolio usaha dan mempertajam fokus pada bisnis inti sangat diperlukan untuk memperkokoh fondasi perusahaan. Hal ini bertujuan agar perusahaan lebih adaptif menghadapi perubahan industri sekaligus mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.

Dengan mengadopsi struktur baru tersebut, Pupuk Indonesia diharapkan dapat memacu efisiensi operasional, mempererat sinergi antarentitas usaha, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset dan sumber daya perusahaan. Kehadiran tiga subholding utama ini juga dinilai bakal memperjelas kompas pengembangan di setiap lini bisnis, sehingga pertumbuhan perusahaan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Selain meningkatkan efisiensi, transformasi ini diproyeksikan mampu memperkokoh daya saing perusahaan di sektor pupuk dan petrokimia, sekaligus membuka peluang ekspansi bisnis baru yang relevan dengan kebutuhan industri di masa depan.

Program transformasi ini merupakan bagian dari agenda penataan dan penguatan BUMN yang terus digulirkan oleh BP BUMN bersama Danantara. Melalui struktur yang lebih sederhana dan penguatan fokus bisnis, Pupuk Indonesia diharapkan bertransformasi menjadi organisasi yang lebih ramping, lincah, serta kompetitif, guna memperkuat kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional dan pengembangan industri dalam negeri.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya