Dia juga meminta pemerintah mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi secara menyeluruh sebelum menetapkan kebijakan tersebut.
Di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil dan serapan tenaga kerja yang masih terbatas, menurutnya, menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi pelaku usaha resmi, baik skala besar, menengah, maupun kecil, seharusnya menjadi perhatian pemerintah.
Dengan demikian, tenaga kerja yang terlibat di dalam industri dapat tetap memperoleh penghidupan, konsumen memiliki pilihan produk yang legal dan beragam, serta negara tetap mendapatkan penerimaan dari cukai.
"Kebijakan tersebut harus melihat persoalan secara berimbang. Jangan sampai kesehatan dikejar, tetapi jutaan buruh kehilangan mata pencahariannya," pungkasnya.
(Feby Novalius)