GIIAS 2026, Industri Otomotif Incar Pertumbuhan di Tengah Gejolak Ekonomi

Feby Novalius, Jurnalis
Rabu 24 Juni 2026 11:03 WIB
Industri otomotif menaruh harapan pada penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Industri otomotif menaruh harapan pada penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang akan digelar pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di BSD, Tangerang. Pelaku usaha berharap ajang ini menjadi momentum penguatan pasar otomotif di tengah dinamika ekonomi global.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, GIIAS menunjukkan peningkatan jumlah pengunjung dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, jumlah pengunjung mencapai 475.084 orang, kemudian meningkat menjadi 485.569 orang pada 2025 atau naik 2,21 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumara mengatakan industri otomotif masih memiliki peluang tumbuh pada 2026, meskipun dihadapkan pada sejumlah tantangan ekonomi, termasuk tekanan nilai tukar rupiah.

“Kami tetap optimistis pasar otomotif masih bisa tumbuh. Hingga April, kinerja penjualan masih menunjukkan tren positif, meskipun situasi ekonomi global dan domestik masih penuh tantangan,” ujar Kukuh. 

Industri otomotif juga memiliki dampak berganda terhadap perekonomian nasional karena melibatkan rantai pasok yang luas, mulai dari manufaktur kendaraan hingga industri komponen dan sektor pendukung lainnya.

“Selama ada permintaan, industri akan bergerak. Baik untuk kendaraan penumpang maupun kendaraan komersial, terutama yang diproduksi di dalam negeri,” katanya.

Meski nilai tukar rupiah mengalami tekanan terhadap dolar AS, pelaku industri otomotif masih berhati-hati dalam melakukan penyesuaian harga kendaraan.

Produsen, masih mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kondisi stok, ketersediaan komponen, hingga kontrak pembelian bahan baku jangka panjang sebelum mengambil keputusan harga.

Gaikindo juga menilai kenaikan harga yang terlalu cepat dapat mempengaruhi daya beli masyarakat. Kondisi tersebut berpotensi menahan permintaan, terutama di tengah masih cukup besarnya stok kendaraan di tingkat pabrikan maupun diler.

Di sisi lain, penyelenggaraan GIIAS 2026 diharapkan dapat memperkuat interaksi antara pelaku industri dan konsumen, sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan perkembangan teknologi otomotif, termasuk kendaraan ramah lingkungan.

Dengan dukungan infrastruktur dan pertumbuhan pasar otomotif, GIIAS diharapkan tetap menjadi salah satu agenda penting industri otomotif nasional dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan sektor tersebut.

GIIAS 2026 akan menghadirkan lebih banyak merek otomotif, termasuk sejumlah brand baru, serta beragam program yang menampilkan perkembangan teknologi kendaraan, mulai dari uji coba kendaraan hingga diskusi industri.

(Feby Novalius)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya