Lapor Airlangga, Mendagri Soroti Inflasi Dipicu Naiknya Harga Bawang, Beras dan Minyak Goreng

Anggie Ariesta, Jurnalis
Selasa 14 Juli 2026 19:47 WIB
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mendatangi kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia melaporkan perkembangan inflasi yang masih berada dalam batas aman di bawah target 3,5 persen, yakni sebesar 3,34 persen secara tahunan (year on year/yoy), meski sejumlah komoditas pangan mulai mengalami kenaikan harga.

“Inflasi kita di angka 3,34 persen, relatif terkendali di bawah target nasional 3,5 persen maksimal," ujar Tito saat ditemui usai Rapat Koordinasi (Rakor) Inflasi di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

Meski demikian, Tito mengakui secara bulanan (month to month) terdapat tren kenaikan inflasi sebesar 0,44 persen yang dipicu oleh sektor transportasi, terutama angkutan udara, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur sekolah.

Selain itu, kenaikan harga sejumlah bahan pangan juga menjadi penyumbang inflasi, terutama bawang putih, minyak goreng, dan beras.

"Dengan penyumbang utamanya adalah sektor transportasi, terutama angkutan udara. Ditambah sektor makan minum, terutama bawang putih. Kemudian ada minyak goreng, dan beras yang mengalami kenaikan sedikit. Itu yang saya sampaikan tadi kepada Menko," jelasnya.

Tito mengatakan pemerintah kini tengah mengoordinasikan langkah-langkah untuk mengendalikan kenaikan harga komoditas tersebut.

Ia berharap penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin pada Juli dapat membantu meredam tekanan inflasi. Namun, untuk komoditas pangan seperti bawang putih dan minyak goreng, diperlukan koordinasi yang lebih intensif dengan Kementerian Perdagangan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya