Baginya, pencapaian terbesar bukanlah penghasilan yang dimiliki. Yang paling membahagiakan adalah berubahnya cara pandang masyarakat di kampungnya. Ijazah SMA yang dulu dianggap hanya akan berakhir di KUA, kini menjadi awal perjalanan untuk berkarya dan memberi manfaat bagi banyak orang.
"Dari nasabah saya belajar, sedikit atau banyak rezeki harus tetap disyukuri karena semua sudah diatur sesuai porsinya," tutur Ainun.
Ainun adalah satu dari lebih dari 43 ribu Account Officer PNM yang setiap hari hadir mendampingi jutaan perempuan prasejahtera di seluruh Indonesia. Kisahnya menunjukkan bahwa pemberdayaan di PNM tidak hanya membuka peluang bagi nasabah untuk bertumbuh, tetapi juga menghadirkan ruang bagi para pendamping seperti Ainun untuk mewujudkan mimpi yang dulu nyaris berhenti sebelum dimulai.
#PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM
(Anindita Trinoviana)