BI Catat Kinerja Kegiatan Usaha Meningkat pada Kuartal II 2026

Rohman Wibowo, Jurnalis
Jum'at 17 Juli 2026 17:19 WIB
Bank Indonesia (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja kegiatan dunia usaha mengalami peningkatan pada triwulan II 2026. Berdasarkan Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU), nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) tercatat sebesar 12,97%, lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2026 yang sebesar 10,11%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan peningkatan aktivitas dunia usaha didorong oleh membaiknya kinerja sejumlah lapangan usaha utama. Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, konstruksi, serta pertambangan dan penggalian menjadi penopang utama seiring meningkatnya aktivitas usaha.

Sementara itu, sektor penyediaan akomodasi dan makan minum turut mencatat kinerja positif berkat terjaganya permintaan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan musim liburan sekolah pada triwulan II 2026.

Sejalan dengan membaiknya aktivitas usaha, kapasitas produksi terpakai juga meningkat menjadi 73,80% pada triwulan II 2026, dari 73,33% pada triwulan sebelumnya. Kenaikan tersebut terutama didukung oleh sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan, pertambangan dan penggalian, serta pengadaan listrik.

BI juga mencatat kondisi keuangan dunia usaha secara umum tetap berada dalam kondisi yang baik. Hal itu tercermin dari aspek likuiditas dan rentabilitas yang terjaga, disertai akses terhadap kredit yang dinilai masih mudah.

Ke depan, pelaku usaha memprakirakan aktivitas bisnis tetap terjaga pada triwulan III 2026. Hal tersebut tercermin dari proyeksi SBT sebesar 11,75%.

 

Kinerja lapangan usaha yang diprakirakan meningkat terutama pada LU Industri Pengolahan, LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor sejalan dengan prakiraan terjaganya permintaan masyarakat, serta LU Konstruksi seiring dengan berlanjutnya pengerjaan sejumlah proyek pemerintah dan swasta.

Selain itu, kinerja kegiatan usaha pada LU Pertambangan dan Penggalian juga diprakirakan meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh penurunan curah hujan sehingga mendorong kenaikan aktivitas pertambangan.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya