Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neraca Dagang Defisit, BI Sebut Migas Jadi Biang Kerok

Rohman Wibowo , Jurnalis-Jum'at, 03 Juli 2026 |20:00 WIB
Neraca Dagang Defisit, BI Sebut Migas Jadi Biang Kerok
Bank Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa defisit neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 utamanya disebabkan oleh meningkatnya defisit pada sektor minyak dan gas (migas). 

Meski demikian, kinerja ekspor nonmigas yang masih mencatatkan surplus dinilai menjadi penopang utama perdagangan nasional.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjabarkan bahwa neraca perdagangan nasional pada Mei 2026 mengalami defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS. Catatan ini menghentikan tren surplus yang sebelumnya berhasil dipertahankan selama 72 bulan berturut-turut.

Denny memaparkan bahwa penurunan kinerja perdagangan pada bulan tersebut dipicu oleh melebarnya defisit perdagangan di sektor migas, sedangkan transaksi nonmigas tetap menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan surplus.

“Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 mencatat defisit sebesar 1,61 miliar dolar AS. Kondisi ini dipengaruhi meningkatnya defisit neraca perdagangan migas di tengah neraca perdagangan nonmigas yang tetap mencatat surplus,” ujar Denny dalam keterangan resminya, yang dikutip Jumat (3/7/2026).

BI mengidentifikasi adanya lonjakan defisit perdagangan migas hingga menyentuh angka 3,76 huta miliar dolar AS pada Mei 2026. Ketimpangan ini terjadi akibat penurunan nilai ekspor migas yang jauh lebih signifikan ketimbang penurunan pada sektor impor migas.

Kendati demikian, sektor perdagangan nonmigas dinilai masih memperlihatkan ketahanan yang cukup kuat. Tercatat pada Mei 2026, surplus neraca perdagangan nonmigas mampu menembus 2,15 miliar dolar AS, yang didorong oleh tingginya realisasi ekspor nonmigas senilai 22,44 mliar dolar AS.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement