JAKARTA - Berapa gaji petugas BPS Sensus Ekonomi 2026? Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), sebuah upaya untuk memotret dunia usaha Indonesia secara menyeluruh.
SE2026 bukan sekadar kegiatan pendataan. Sensus ini merupakan investasi informasi yang membantu Indonesia memahami bagaimana perekonomian bergerak, sektor usaha apa yang berkembang, di mana peluang baru muncul, serta tantangan apa yang perlu diantisipasi pada masa depan.
Sepuluh tahun terakhir menunjukkan betapa cepatnya lanskap ekonomi berubah. Teknologi digital melahirkan jenis usaha yang sebelumnya tidak dikenal. Perdagangan elektronik berkembang pesat. Ekonomi kreatif tumbuh menjadi sumber nilai tambah baru.
Lalu berapa gaji petugasnya? Berikut ini Okezone rangkum kisaran gaji petugas Sensus Ekonomi 2026, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Gaji Petugas Sensus Ekonomi 2026
Salah satu informasi yang paling banyak dicari dan ingin diketahui sebagai petugas Sensus Ekonomi 2026 adalah besaran gaji. Tentu menjadi mitra statistik BPS 2026 untuk kegiatan sensus dan survei statistik nasional, termasuk Sensus Ekonomi 2026 akan mendapatkan gaji yang sesuai.
Mitra statistik akan mendukung kegiatan sensus dan survei selama 2,5 bulan efektif mulai Juni hingga Agustus 2026.
Rekrutmen mitra statistik BPS 2026 hanya bersifat mitra. Artinya, pelamar yang lolos nantinya bukan merupakan pegawai tetap, ASN mapun PPPK.
Berdasarkan berbagai sumber, kisaran gaji petugas Sensus Ekonomi 2026 berada pada kisaran Rp3 juta hingga Rp5 juta per bulan, tergantung wilayah kerja dan posisi yang dijalankan. Tentunya besaran ini menyesuaikan UMP 2026.
Hingga kini, BPS tidak merilis secara rinci berapa besaran gaji yang akan diterima oleh para calon mitra. Namun, jika melihat pola seleksi dan tugas kerja yang dibebankan, besaran gaji yang akan diterima oleh para calon mitra bisa jadi dapat berbeda-beda tergantung pada kebijakan kantor BPS di wilayah setempat.
(Taufik Fajar)