Gaji Guru Naik atau Tidak di 2027? Purbaya: Kalau Punya Uang Lebih

Rohman Wibowo, Jurnalis
Sabtu 15 Agustus 2026 07:52 WIB
Gaji Guru Naik atau Tidak di 2027? Purbaya: Kalau Punya Uang Lebih (Foto: Kemenkeu)
Share :

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 tidak memasukkan alokasi anggaran tambahan untuk kenaikan gaji para guru. 

Hal ini sekaligus memperjelas arah kebijakan belanja pegawai sektor pendidikan pada tahun anggaran mendatang yang tengah digodok pemerintah.

Menurut Purbaya, pemerintah saat ini fokus mengoptimalkan pagu anggaran pendidikan yang ada untuk berbagai program peningkatan mutu pembelajaran, termasuk pembangunan fasilitas sekolah unggul serta program pemenuhan gizi nasional melalui Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kendati demikian, penyesuaian alokasi anggaran belanja pegawai tersebut masih sangat dinamis dan bergantung pada perkembangan kapasitas fiskal negara di masa mendatang.

"Bukan berarti enggak mungkin, kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau emang kita punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga, tapi sekarang belum direncanakan," ujar Purbaya selepas konferensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di kantor pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Adapun, pemerintah menetapkan alokasi anggaran pendidikan dalam RAPBN 2027 sebesar Rp820,9 triliun, di mana Rp240 triliun di antaranya akan diplot khusus untuk mendanai program MBG.

 

Menurut Purbaya, salah satu fokus utama dari pemanfaatan dana pendidikan tahun depan tersebut difungsikan untuk menyasar 60,6 juta jiwa penerima manfaat program MBG.

Porsi pembiayaan program nutrisi tersebut setara dengan 29,23 persen dari keseluruhan pagu belanja pendidikan tahun 2027 rancangan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang bernilai Rp820,9 triliun. 

Secara kumulatif, nilai Rp820,9 triliun dalam draf anggaran pendidikan ini mencatatkan kenaikan sekitar 13,9 persen apabila disandingkan dengan anggaran pendidikan tahun 2026 yang berada di angka Rp720,8 triliun. 

Purbaya menekankan bahwa dana pendidikan di tahun 2027 bakal didistribusikan secara optimal untuk mempermudah akses sekaligus mendongkrak mutu pembelajaran secara inklusif, seperti melalui penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) bagi 22,1 juta murid serta Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang ditargetkan menyasar 1,1 juta mahasiswa.


 

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya