“Sinkronisasi ini menjadi sesuatu yang sangat penting agar sumber daya besar pemerintah untuk tanggap darurat serta untuk rehabilitasi dan rekonstruksi ini berjalan sinergis, efektif, dan tepat sasaran,” kata Pratikno.
Dalam masa tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan keselamatan warga sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak. Di saat yang sama, perbaikan infrastruktur vital terus dipercepat agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan.
“Dalam tahap tanggap darurat ini yang utama tentu saja adalah menyelamatkan dan memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak, kemudian mengembalikan infrastruktur yang rusak agar segera fungsional, baik jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, jaringan internet, dan lain-lain,” pungkas Pratikno.
Dengan demikian, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI bagi para pejabat tersebut tidak hanya menjadi seremoni. Di tengah suasana duka dan perjuangan warga NTT untuk bangkit, perayaan kemerdekaan justru dihadirkan lebih dekat dengan masyarakat yang sedang membutuhkan dukungan dan kehadiran negara.
(Feby Novalius)