“Di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi industri, Avian Brands mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih di atas 20 persen, menjaga profitabilitas tetap sehat. Pencapaian ini merupakan hasil dari kekuatan merek kami, jaringan distribusi yang luas, inovasi produk yang berkelanjutan, serta disiplin operasional yang terus kami jalankan,” ujarnya.
Selama periode tersebut Perseroan juga berhasil menerapkan dua kali penyesuaian harga sebagai respons terhadap kenaikan biaya bahan baku dan volatilitas nilai tukar. Penyesuaian tersebut tidak menghambat momentum pertumbuhan penjualan, mencerminkan kuatnya kepercayaan pelanggan terhadap merek Avian Brands serta kemampuan Perseroan mempertahankan daya saing di pasar.
Bersamaan dengan itu, Avian Brands terus memperkuat strategi pengadaan bahan baku, meningkatkan efisiensi operasional, serta mempererat kemitraan jangka panjang dengan pemasok untuk menjaga stabilitas pasokan dan kualitas produk.
Strategi tersebut memungkinkan Perseroan mempertahankan profitabilitas pada level yang sehat. Hingga akhir Semester I-2026, Avian Brands membukukan laba bersih sebesar Rp938 miliar, meningkat 20,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan marjin laba bersih tetap terjaga di level 20,4 persen. Hal ini mencerminkan kemampuan Perseroan mengubah pertumbuhan penjualan menjadi pertumbuhan laba yang berkelanjutan melalui pengelolaan biaya yang disiplin dan efisiensi di seluruh rantai nilai.
Ekspansi jaringan distribusi tetap menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan Perseroan. Hingga akhir Semester I-2026, Avian Brands telah mengoperasikan 132 pusat distribusi, didukung 16 mini distribution center dan 36 distribution center pihak ketiga yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia. Didukung jaringan tersebut, Avian Brands kini melayani lebih dari 60.000 toko ritel di seluruh Indonesia, memungkinkan produk tersedia lebih dekat dengan pelanggan sekaligus mempercepat waktu pengiriman.