Selain itu, Destry mendorong peranan 46 kantor perwakilan BI di seluruh daerah untuk tampil sebagai mitra strategis pemda dalam memicu hilirisasi, industrialisasi, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.
Destry menegaskan bahwa peranan sinergi menjadi modal dasar dalam mengeksekusi seluruh program prioritas bank sentral.
“Kami meyakini bahwa keberhasilan Bank Indonesia tidak ditentukan oleh kemampuan bekerja sendiri melainkan oleh kemampuan membangun sinergi merah putih bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujar Destry.
Ia mengakhiri pemaparannya dengan merangkum landasan eksekusi kebijakan BI ke depan yang berpegang teguh pada prinsip 3I dan 1S, yakni impactful, inklusif, dan integrasi yang dijalankan melalui sinergi.
“Dan buat kami, sinergi bukan hanya tentang bekerja bersama, tetapi tentang menyatukan kekuatan, saling melengkapi, dan melangkah seirama untuk mencapai hasil yang lebih baik daripada yang dapat diraih kalau kita bekerja sendirian,” ungkap Destry.
(Dani Jumadil Akhir)