Setelah kebutuhan mendesak tertangani, Frits berharap pemerintah bergerak cepat memperbaiki berbagai kerusakan.
“Pemulihan tergantung dari percepatan memperbaiki kerusakan, terutama sarana publik. Pelabuhan, jembatan, dan jalan harus segera secepatnya,” ujarnya.
Frits juga menekankan pentingnya penanganan rumah warga yang rusak serta pemulihan sarana publik dan sosial.
Di sisi lain, ia menyambut keterlibatan mahasiswa dalam membantu pemulihan masyarakat terdampak.
“Mahasiswa dan kelompok mana pun yang ingin ikut membantu penanganan gempa ini baik. Semua pihak yang merasa terpanggil silakan berpartisipasi untuk terlibat,” kata Frits.
Sementara, Presiden Prabowo Subianto mengunjungi sejumlah wilayah terdampak gempa bumi M7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (26/8/20226). Prabowo ingin memastikan penanganan bencana dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi.
Prabowo juga telah mengucurkan bantuan kemasyarakatan Presiden atau tambahan belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp200 miliar. Bantuan ini dalam rangka untuk mendukung penanganan bencana di NTT.
“Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 26 Agustus 2026, untuk melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat serta memastikan penanganan bencana maupun pemenuhan kebutuhan warga di lapangan berjalan dengan baik,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan.
(Dani Jumadil Akhir)