JAKARTA - Emiten PT NexAI Digital Infrastruktur Tbk (MGLV), yang terafiliasi Garibaldi 'Boy' Thohir tengah menggarap proyek besar artificial intelligence (AI).
Melalui entitas anak, NDC (NexAI Digital Center), MGLV kini berfokus penuh pada penyediaan infrastruktur data center yang dirancang khusus untuk menopang komputasi Artificial Intelligence (AI).
Langkah ini dinilai sebagai respons tepat waktu atas melonjaknya permintaan pemrosesan data berkecepatan tinggi di Asia Tenggara. Manajemen menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan pasokan energi dengan infrastruktur digital modern.
Perkembangan ekonomi digital, meningkatnya adopsi layanan cloud computing, artificial intelligence (AI), serta percepatan transformasi digital di berbagai sektor telah mendorong peningkatan kebutuhan terhadap infrastruktur pusat data yang andal, aman, dan berkapasitas tinggi.
“Perseroan memandang bahwa kondisi tersebut menciptakan peluang usaha yang prospektif untuk mengembangkan kegiatan usaha yang selaras dengan kebutuhan pasar dan perkembangan teknologi, sehingga diharapkan dapat mendukung diversifikasi usaha, menciptakan sumber pendapatan baru, serta memperkuat pertumbuhan usaha Perseroan secara berkelanjutan,” tulis keterangan manajemen MGLV dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Senin (7/9/2026).
Dalam pelaksanaan kegiatan usaha tersebut, MGLV berencana mengembangkan fasilitas high-density data center yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan, pengelolaan, dan pemrosesan data, termasuk untuk mendukung layanan cloud computing, artificial intelligence (AI), serta kebutuhan infrastruktur digital lainnya.
Pengembangan kegiatan usaha di bidang data center ini diyakini akan mendukung pertumbuhan usaha Perseroan dalam jangka panjang dan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham serta para pemangku kepentingan.
Sementara itu, saham MGLV mencatatkan yield dengan melesat lebih dari 450% sejak awal tahun (YTD) hingga hari ini (7/9) menyentuh level Rp 13.500 per lembar.
Lonjakan harga yang signifikan ini bukan sekadar imbas dorongan spekulatif, melainkan respons pasar atas arah strategis baru perusahaan di sektor infrastruktur teknologi masa depan.
Langkah pivot bisnis MGLV ini kian menyedot perhatian investor institusi (smart money) seiring terhubungnya emiten ini dengan jaringan bisnis pengusaha nasional Garibaldi 'Boy' Thohir melalui entitas PT Trinugraha Thohir sebesar 2,25% dan PT Trinugraha Thohir Harmoni sebesar 4,86%.
Keterlibatan ekosistem Trinugraha Thohir yang bersinergi dengan entitas pengendali baru, PT Nextier Datamate Center (NDC), serta jajaran manajemen yang diperkuat oleh Glenn Sugita (pengendali PT Persib Bandung Bermartabat), dinilai menjadi katalis utama di balik melesatnya valuasi MGLV di bursa. Sinergi ini membawa misi besar untuk mengintegrasikan potensi pasokan energi nasional dengan kapasitas komputasi canggih.
(Dani Jumadil Akhir)