JAKARTA - Pemanfaatan gas bumi tidak hanya menjadi alternatif energi bagi masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat efisiensi yang dapat dirasakan langsung, mulai dari sektor transportasi hingga kegiatan usaha.
Hal ini menjadi salah satu pesan utama yang dibawa PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), selaku Subholding Gas Pertamina melalui City Gas Tour 2026.
Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan, City Gas Tour menjadi bagian dari upaya PGN untuk mendekatkan informasi mengenai layanan gas bumi sekaligus menunjukkan secara langsung berbagai pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami ingin meningkatkan pemahaman kepada masyarakat bahwa gas bumi bisa dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan rumah tangga, usaha maupun transportasi. Saat ini, layanan gas bumi PGN telah tersedia di 78 kota/ kabupaten di Indonesia. Kami juga terus mengembangkan infrastruktur dan ekosistem gas bumi agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas,” jelas Hery dalam keterangannya di Jakarta, Senin (7/9/2026).
Menurut Hery, salah satu manfaat yang dapat dirasakan langsung dari penggunaan gas bumi adalah efisiensi biaya, baik bagi masyarakat yang menggunakannya sebagai bahan bakar kendaraan maupun untuk mendukung kegiatan usaha.
Manfaat tersebut salah satunya dirasakan Muslihudin, pengemudi bajaj yang telah menggunakan BBG sejak 2014. Dengan aktivitas berkendara sejak pagi hingga malam hari, penggunaan BBG membantunya menekan biaya bahan bakar untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Efisiensi serupa juga dirasakan pengguna mobil BBG yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online bandara. Dengan jarak tempuh yang relatif tinggi setiap harinya, penggunaan BBG pada kendaraannya dapat memberikan penghematan biaya bahan bakar hingga sekitar Rp5 juta per bulan.
Pemanfaatan gas bumi dalam City Gas Tour juga ditunjukkan melalui food truck berbahan bakar CNG. Kendaraan ini menggunakan gas bumi tidak hanya untuk bahan bakar kendaraan, tetapi sekaligus untuk memenuhi kebutuhan energi dalam kegiatan memasak.
Direktur Operasi PGN Solution Agoeng Pratomo Noegroho mengatakan, penggunaan CNG pada food truck mampu memberikan efisiensi sekitar 40 persen untuk bahan bakar kendaraan, sementara untuk kebutuhan bahan bakar kompor, efisiensinya dapat mencapai 60 persen.
“Penggunaan CNG sebagai bahan bakar food truck dapat memberikan efisiensi sekitar 40 persen. Sementara untuk kebutuhan bahan bakar kompor food truck, bisa hemat hingga 60 persen,” jelas Agoeng.
PGN Solution juga terus mengembangkan fungsi food truck agar manfaatnya semakin luas. Selain untuk kegiatan usaha dan edukasi, kendaraan tersebut kini dapat difungsikan sebagai kendaraan emergency untuk mendukung kebutuhan di wilayah-wilayah terpencil.