Jadi GovTech RI, Peruri Dituntut Bergerak Cepat Tanpa Korbankan Keamanan

Feby Novalius, Jurnalis
Kamis 10 September 2026 19:02 WIB
– Transformasi Peruri sebagai GovTech Indonesia mendorong perusahaan memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan. (Foto: Okezone.com/Peruri)
Share :

JAKARTA – Transformasi Peruri sebagai GovTech Indonesia mendorong perusahaan memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (Governance, Risk Management and Compliance/GRC) agar inovasi digital tetap berjalan cepat tanpa mengorbankan aspek keamanan dan akuntabilitas.

Bagi Peruri, penerapan GRC tidak lagi sebatas memastikan kepatuhan terhadap regulasi. GRC kini menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan, pengelolaan risiko, penguatan ketahanan bisnis, hingga menjaga keberlanjutan transformasi perusahaan.

Sebagai instansi yang ditugaskan menjadi GovTech Indonesia, Peruri menghadapi tuntutan untuk bekerja secara agile, fleksibel, dan dinamis dalam mendukung percepatan transformasi layanan digital nasional. Kondisi tersebut membuat pengelolaan risiko dan keamanan menjadi bagian penting dalam setiap proses pengembangan layanan.

Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah Security and Privacy by Design, yakni memastikan aspek keamanan informasi dan perlindungan privasi telah diperhitungkan sejak tahap awal pengembangan layanan. Pendekatan tersebut diperkuat dengan integrasi manajemen risiko berbasis sistem.

Direktur Teknologi, Informasi dan Manajemen Risiko PERURI, Farah Fitria Rahmayanti, mengatakan penguatan GRC dilakukan agar semakin terintegrasi dengan strategi dan proses bisnis perusahaan.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya