JAKARTA – Perusahaan minuman asal Arab Saudi tengah menjajaki peluang kerja sama dengan mitra lokal di Indonesia dan Malaysia untuk mendukung ekspansi pasar di Asia Tenggara. Kemitraan dijajaki mencakup manufaktur, distribusi, ritel, serta layanan makanan dan minuman (foodservice). Kinza melihat Indonesia dan Malaysia sebagai pasar strategis dalam rencana pengembangan bisnisnya di kawasan Asia Tenggara.
Di Indonesia, perusahaan menjajaki kerja sama dengan mitra lokal untuk mengembangkan jalur distribusi sekaligus mengevaluasi opsi manufaktur yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Sementara di Malaysia, penjajakan mencakup kerja sama di bidang manufaktur, distribusi, ritel, dan foodservice.
Pendiri Kinza, Bandar Okrin, mengatakan Asia Tenggara menjadi salah satu kawasan yang dipertimbangkan perusahaan dalam pengembangan bisnis internasional.
"Asia Tenggara merupakan babak penting berikutnya dalam pertumbuhan internasional kami. Malaysia dan Indonesia masing-masing menawarkan peluang yang khas dan menjanjikan, dan keduanya menjadi inti dari strategi kami di Asia Tenggara," ujar Okrin.
Menurut dia, perusahaan membutuhkan mitra yang memahami karakteristik pasar lokal serta memiliki kemampuan dalam manufaktur dan distribusi. Kemitraan tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan strategi bisnis dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing negara.
Menjajaki Produksi Lokal