Dalam video tersebut, Maudy membagikan pengalaman personalnya dalam menghadapi banjir informasi negatif. Ia mengajak penonton mengambil jeda dari arus pemberitaan dan tetap menjaga kesehatan mental.
Maudy juga menyampaikan bahwa dirinya bukan ahli dalam bidang tersebut dan masih belajar menerapkan mindfulness dalam kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut kemudian mendapat respons beragam. Sejumlah warganet mengkritik konten tersebut karena menilai pembahasan mengenai kesehatan mental tidak bisa dilepaskan dari realitas sosial yang sedang dihadapi masyarakat.
Perdebatan juga berkembang ke persoalan privilege atau privilese. Posisi Maudy sebagai figur publik dengan latar belakang pendidikan, karier, bisnis, dan investasi membuat sebagian warganet mempertanyakan bagaimana pengalaman tersebut memengaruhi cara pandangnya dalam menghadapi pemberitaan buruk.
Di sisi lain, konten tersebut pada dasarnya berangkat dari pengalaman pribadi Maudy dalam mengelola paparan informasi negatif. Karena itu, perdebatan yang muncul tidak hanya menyangkut mindfulness, tetapi juga bagaimana figur publik menyampaikan pandangan personal ketika membahas persoalan yang tengah menjadi perhatian masyarakat.
Terlepas dari kontroversi tersebut, perjalanan Maudy Ayunda menunjukkan bahwa sumber penghasilannya tidak hanya berasal dari satu bidang. Aktivitasnya mencakup industri film dan musik, kerja sama komersial, penulisan buku, bisnis, hingga investasi.
(Feby Novalius)