Peningkatan realisasi belanja subsidi dan kompensasi tersebut juga diiringi pertumbuhan volume konsumsi barang bersubsidi di masyarakat. Hal ini menjadi salah satu indikator aktivitas ekonomi domestik terus bergerak.
Volume BBM tumbuh 8,8 persen.
LPG 3 kg meningkat 2,6 persen.
Pelanggan listrik bersubsidi bertambah 2,1 persen.
Pupuk bersubsidi melonjak 23,4 persen.