Di dalam negeri, BPJPH menandatangani 19 PKS dengan lembaga pelatihan halal. Kerja sama ini diarahkan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang jaminan produk halal.
BPJPH juga menandatangani satu nota kesepahaman dengan PT Agri Tekno Karya untuk mendukung pengembangan ekosistem jaminan produk halal.
Abd Syakur mengatakan, rangkaian kerja sama tersebut diharapkan dapat memperkuat jejaring halal Indonesia dan mendukung terbentuknya sistem jaminan produk halal yang kredibel serta diakui secara global.
“Melalui MRA, MoU, dan kerja sama penguatan sumber daya manusia, BPJPH terus membangun jejaring yang dapat mendukung terwujudnya jaminan produk halal yang semakin kuat, kredibel, dan diakui secara global,” katanya.
(Feby Novalius)