Dirut PTPN III Buka-bukaan soal Transformasi BUMN

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Sabtu 03 Oktober 2026 15:03 WIB
Transformasi BUMN (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) buka-bukaan soal transformasi perusahaan. Transformasi dilakukan secara bertahap, mulai dari memastikan keberlangsungan perusahaan, memperbaiki fundamental bisnis, hingga membangun pertumbuhan yang berkelanjutan 

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III Denaldy Mulino Mauna menjelaskan, transformasi perusahaan dimulai dari fase surviving, terutama ketika perusahaan menghadapi tekanan kinerja dan harus memastikan keberlangsungan operasional. 

"Transformasi atau perubahan yang harus kita lakukan itu ada fase-fasenya. Fase yang pertama adalah surviving. Pada saat kita
mengalami kerugian, kita harus berpikir apa yang harus kita lakukan dulu. Kita harus bertahan untuk hidup,” ujar Denaldy dalam keterangannya,  Jakarta,  Sabtu (3/10/2026).

Setelah kondisi perusahaan mulai stabil, transformasi dilanjutkan melalui tahap fix the fundamental. Tahap ini berfokus pada pembenahan fondasi dan proses bisnis sebagai dasar untuk membangun pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

Dalam menjalankan mandat strategis di bidang ketahanan pangan dan energi, PTPN tidak hanya mengelola komoditas perkebunan seperti kelapa sawit, karet, tebu, dan kopi. PTPN juga mendapat penugasan untuk mengembangkan komoditas pangan lainnya, antara lain bawang putih, kedelai, dan ubi kayu.

Pengembangan komoditas tersebut sekaligus membuka ruang bagi PTPN untuk memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

 

Kolaborasi diharapkan dapat mendukung penguatan pengetahuan, riset, inovasi serta pengembangan model bisnis yang memberikan nilai tambah.

Sejalan dengan upaya tersebut, PTPN III dan Universitas Padjadjaran (Unpad) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dalam
bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi kedua institusi melalui berbagai program yang mendukung pengembangan pendidikan, riset, serta kontribusi kepada masyarakat.

Rektor Unpad Arief S Kartasasmita mengatakan, kerja sama dengan PTPN III juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembelajaran dan pengembangan kelembagaan di lingkungan universitas. 

Menurutnya, pengalaman transformasi PTPN dapat menjadi pembelajaran bagi Unpad, khususnya dalam membangun institusi
yang lebih mandiri dan berkelanjutan.

“Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi para pengelola mengenai bagaimana sebetulnya bisnis atau suatu usaha yang baik. Hal ini tentu saja tidak hanya cukup untuk menghasilkan keuntungan, tetapi juga bagaimana dapat memberikan kesejahteraan,” kata Arief.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya