Rosan menegaskan, program streamlining BUMN akan terus dilanjutkan hingga 2027. Pemerintah akan melakukan analisis terhadap berbagai aset dan sektor yang berada di bawah BUMN untuk menentukan langkah optimalisasi yang paling tepat.
"Kita akan analisa semua, apakah itu di jalan tol, di airport, oil and gas, bandara, pelabuhan, nanti kita analisa semua," pungkasnya.
Baca selengkapnya: Danantara: 52 Persen BUMN Rugi, Hanya 15 Perusahaan Beri Dividen
(Taufik Fajar)