Bulog Buka Suara soal Kenaikan Harga Beras

Tangguh Yudha, Jurnalis
Sabtu 10 Oktober 2026 12:24 WIB
Harga Beras (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Perum Bulog buka suara soal kenaikan harga beras pada September-Oktober 2026 disebabkan periode tersebut bukan merupakan musim panen.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, kenaikan harga terutama terjadi pada beras premium, sementara kenaikannya dinilai tidak terlalu signifikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kenaikan beras ya, kami sepakat bersama, ini memang kalau di musim-musim bulan-bulan September, Oktober ini kan bukan musim panen. Bukan musim panen," kata Rizal dalam konferensi pers serapan beras Bulog 4,11 juta ton, Jumat (9/10/2026).

"Ini memang mengalami, pasti mengalami kenaikan. Nah, kenaikannya juga tidak terlalu signifikan kalau menurut kami, berdasarkan data BPS itu," lanjutnya.

Rizal menjelaskan, kenaikan harga lebih banyak terjadi pada beras premium. Sementara itu, Bulog selama ini lebih banyak mengelola beras medium melalui penugasan pemerintah untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga.

Adapun untuk beras premium, Bulog mengandalkan program beras komersial. Namun, volume beras komersial yang dikelola Bulog selama ini belum terlalu besar.

Menyikapi indikasi kenaikan harga beras tersebut, Bulog mendapat arahan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk menyiapkan beras komersial sebanyak 300.000 ton hingga Desember 2026.

 

Saat ini, Bulog tengah mempercepat pengolahan beras yang dibeli secara komersial menjadi beras premium. Rizal menyebut, realisasi produksi beras premium tersebut telah mencapai sekitar 71.000-72.000 ton.

"Ini kita sedang pacu Direktur Pemasaran untuk mengolah beras Bulog yang kita beli secara komersial menjadi beras premium. Nah ini kalau gak salah, per hari ini ya, sudah mencapai lebih kurang sekitar 71.000-72.000 ton," sebutnya.

Dalam proses tersebut, Bulog melibatkan mitra-mitranya dari Sabang sampai Merauke untuk mempercepat produksi dan memperluas distribusi beras premium. Langkah ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan pasar, termasuk pasar dalam program SP2KP dan ritel modern.

Rizal mengatakan, beras premium produksi Bulog mulai banyak tersedia di ritel modern, terutama di kota-kota besar. Sejumlah merek yang telah beredar di antaranya Befood, Punakawan, dan Sentra Ramos.

Rizal mengatakan, beras premium produksi Bulog mulai banyak tersedia di ritel modern, terutama di kota-kota besar. Sejumlah merek yang telah beredar di antaranya Befood, Punakawan, dan Sentra Ramos.

"Kalau teman-teman monitor di lapangan, khusus yang di kota-kota besar, ritel-ritel modern sudah mulai terisi banyak dengan beras-beras premium buatannya Bulog, yaitu mulai dari beras Befood, Punakawan, termasuk juga Sentra Ramos. Itu sudah beredar di ritel-ritel modern dan bahkan ada sebagian yang sudah di pasar-pasar SP2KP," pungkasnya.

(Taufik Fajar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya