Dari sisi pasokan, kapal pengangkut BBM kembali tiba di Bali untuk menambah ketersediaan stok. Pasokan tersebut selanjutnya didistribusikan melalui terminal BBM dan mobil tangki ke SPBU sesuai kebutuhan. Perusahaan juga melakukan pemantauan stok dan distribusi secara berkala untuk menjaga kelancaran penyaluran di berbagai wilayah.
Dalam penanganan kondisi tersebut, Pertamina Patra Niaga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan pemangku kepentingan terkait. Koordinasi dilakukan untuk mendukung kelancaran distribusi BBM sekaligus menjaga situasi tetap kondusif.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan mengikuti ketentuan pembelian yang berlaku. Masyarakat juga diminta tidak melakukan penimbunan karena dapat mengganggu distribusi dan mengurangi ketersediaan BBM bagi konsumen lain.
“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan penimbunan yang dapat mengganggu kelancaran distribusi serta pemenuhan kebutuhan masyarakat lainnya. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif agar layanan BBM di Bali dapat kembali normal,” kata Kitty.
(Taufik Fajar)