Waspada! Ini 5 Merek Beras Fortifikasi yang Tak Sesuai Label Kemasan

Tangguh Yudha, Jurnalis
Kamis 22 Oktober 2026 12:31 WIB
Produksi beras fortifikasi PT DTA mencapai sekitar 2.500 ton sepanjang April hingga Agustus 2026, dengan estimasi nilai ekonomi Rp69,99 miliar. (Foto: Okezone.com)
Share :

Atas dugaan perbuatannya, penyidik menerapkan sangkaan tindak pidana perlindungan konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 62 ayat (1) juncto Pasal 8 ayat (1) huruf a, huruf d, huruf e, dan huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Ketentuan tersebut mengatur ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp2 miliar.

Penyidikan masih berlanjut untuk mendalami dugaan pelanggaran dalam produksi dan perdagangan beras fortifikasi tersebut.

Secara sektoral, sektor energi naik 3,24 persen. Sektor non siklikal naik 1,91 persen. Sektor siklikal naik 1,77 persen. Sektor keuangan naik 0,87 persen. Sektor infrastruktur naik 0,87 persen.

Sektor properti juga berada di zona hijau dengan penguatan sebesar 1,34 persen. Sektor bahan baku naik 2,27 persen. Sektor transportasi naik 2,60 persen. Sementara itu sektor industri naik 1,62 persen. Sektor teknologi naik 1,06 persen. Sektor kesehatan naik 1,61 persen.

(Feby Novalius)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya