Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

25 Merek Fortifikasi Bermasalah, Bagaimana Stok Premium di Pasar Tradisional dan Ritel Modern?

Feby Novalius , Jurnalis-Rabu, 30 September 2026 |11:53 WIB
25 Merek Fortifikasi Bermasalah, Bagaimana Stok Premium di Pasar Tradisional dan Ritel Modern?
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok beras premium masih tersedia di pasaran. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan stok beras premium masih tersedia di pasaran, terutama di pasar tradisional, meski pasokan di sejumlah ritel modern mengalami keterbatasan.

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas Hermawan mengatakan keterbatasan tersebut salah satunya terjadi setelah pengungkapan 25 merek beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar.

Sejumlah produsen yang sebelumnya memasok produk tersebut ke ritel modern pun diminta menghentikan produksi dan menarik produk dari peredaran.

"Jadi terkait terbatasnya stok di ritel modern, itu adalah efek dari produsen-produsen yang kemarin menyalurkan beras fortifikasi ke ritel modern. Mereka kan tidak boleh lagi memproduksi beras fortifikasi karena banyak yang bermasalah. Artinya, apa yang disampaikan di label tidak sesuai dengan kandungannya," kata Hermawan dalam keterangan resminya, Rabu (30/9/2026).

Meski demikian, Hermawan menegaskan kondisi tersebut tidak mencerminkan ketersediaan beras premium secara keseluruhan. Menurut dia, stok beras premium maupun medium masih banyak tersedia di pasar tradisional.

"Tapi kalau terkait beras premium, stoknya ada di pasar tradisional. Jadi beras premium dan medium di pasar tradisional itu banyak. Hal yang jadi masalah memang di ritel modern karena di ritel modern itu ada potongan terhadap barang yang mereka jual. Menurut produsen, angka untuk mendapatkan keuntungan itu sangat tipis," jelasnya.

Hermawan menyebut Bapanas juga memantau langsung kondisi harga beras premium di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta. Berdasarkan pemantauan pada 19 September 2026, harga beras premium di tingkat pedagang grosir masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement