Hermawan mengatakan harga beras premium di PIBC berada di kisaran Rp14.200 per kilogram (kg), sedangkan HET beras premium untuk Zona I maksimal Rp14.900 per kg.
"Padahal faktanya kami cek di pasar PIBC Cipinang. Pedagang beras di PIBC Cipinang menjual beras premium Rp14.200, sedangkan HET adalah Rp14.900. Buktinya yang di PIBC jualnya Rp14.200. Itu tidak ada masalah. Itu fakta. Jangan kita sepihak menerima informasi dari produsen," kata dia.
Adapun berdasarkan hasil pemantauan di PIBC, harga beras dari berbagai merek berada di kisaran Rp12.860 hingga Rp14.200 per kg untuk kemasan 48-50 kg. PIBC merupakan salah satu pusat perdagangan beras grosir terbesar di Indonesia dan menjadi salah satu rujukan dalam memantau perkembangan harga beras nasional.
Di sisi lain, Hermawan mengungkapkan hasil pengawasan terhadap 25 merek beras fortifikasi mengharuskan 11 produsen melakukan penarikan stok, terutama dari ritel modern.
"Saat ini lagi dievaluasi sama Satgas Pangan Polri dan diperintahkan memang hampir 90 persen produksi mereka itu semuanya bermasalah. Jadi dari hasil pengawasan memerintahkan untuk menarik semua berasnya yang di ritel modern dari peredaran," pungkas Hermawan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.