Beras Subsidi Dioplos Jadi Premium, Mentan: Ini Biadab, Pantas Dihukum Berat

Tangguh Yudha, Jurnalis
Rabu 28 Oktober 2026 14:36 WIB
Praktik pengoplosan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium. (Foto: Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menilai praktik pengoplosan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium sebagai bentuk sabotase. Praktik tersebut diduga turut menyebabkan kenaikan harga beras di pasaran.

Menurut Amran, praktik tersebut tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas pangan nasional hingga memicu gejolak sosial dan politik.

"Beras itu vital. Ingat, kalau krisis pangan, itu berdampak pada krisis politik, dan konflik sosial terjadi. Ini sabotase. Dia inginkan kita ini ribut," kata Amran dalam konferensi pers setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, Rabu (28/10/2026).

Amran menduga pengoplosan beras bersubsidi menjadi beras premium turut mendorong kenaikan harga beras. Oleh karena itu, ia meminta aparat penegak hukum menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.

"Jadi, ya ini yang mengangkat harga. Tapi masih ada pengamat yang mendukung. Yang usil, antek-antek asing. Ini nggak bener ini. Ini harus ditindak tegas," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya