Tim Satuan Pengawasan Internal (SPI) Bulog kemudian mendatangi alamat RH di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Namun, RH tidak ditemukan di kediamannya karena rumah tersebut sedang dibongkar.
Bulog selanjutnya menghubungi RH melalui nomor telepon seluler yang tercatat dalam data perusahaan. Dengan bantuan kepolisian, Bulog kemudian melacak keberadaan RH hingga akhirnya berhasil menangkap yang bersangkutan.
"Setelah dicek ternyata yang bersangkutan tidak ada di rumah, dan rumahnya sedang dibongkar. Kemudian, dari nomor handphone yang kami miliki, kami hubungi yang bersangkutan. Setelah kami hubungi, kami tracking dengan teman-teman Polri. Alhamdulillah, oknum RH tersebut kami tangkap," ungkap Rizal.
(Feby Novalius)