Produksi Gula 2026 Diproyeksikan Tembus 2,8 Juta Ton, Tertinggi dalam 10 Tahun

Feby Novalius, Jurnalis
Minggu 08 November 2026 12:04 WIB
Produksi gula nasional berbasis tebu pada 2026 diproyeksikan mencapai 2,8 juta ton. (Foto: Okezone.com/Freepik)
Share :

JAKARTA – Produksi gula nasional berbasis tebu pada 2026 diproyeksikan mencapai 2,8 juta ton, tertinggi dalam sekitar satu dekade terakhir. Hingga 6 November 2026, produksi tercatat sekitar 2,6 juta-2,7 juta ton, sementara sejumlah pabrik gula masih menyelesaikan musim giling.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Gula Indonesia (AGI) Dwi Purnomo mengatakan, peningkatan produksi tahun ini didorong oleh bertambahnya luas areal tebu, program bongkar ratun, serta kenaikan rendemen atau kandungan gula dalam tebu.

Menurut Dwi, kondisi cuaca yang lebih kering akibat fenomena El Nino turut meningkatkan rendemen tebu. Meski demikian, cuaca kering juga menyebabkan penurunan bobot tebu sehingga dampaknya terhadap produksi perlu dilihat secara keseluruhan.

"Rendemennya tahun ini bagus. Salah satunya karena faktor El Nino yang membuat iklim lebih kering sehingga kandungan gula dalam tanaman meningkat. Memang ada penurunan bobot tebu, tetapi secara keseluruhan produksi nasional tetap meningkat karena luas areal juga bertambah," kata Dwi, Minggu (8/11/2026).

Selain peningkatan produksi, kondisi harga gula juga memengaruhi prospek industri pergulaan nasional. Dwi menyebut harga lelang gula saat ini berada di atas Rp17.000 per kilogram, lebih tinggi dibandingkan harga acuan pembelian di tingkat produsen sebesar Rp14.500 per kilogram.
Kondisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani tebu dan pabrik gula sekaligus mendorong perluasan areal tanam pada musim berikutnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya