Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

ExxonMobil Lirik Minyak di Jombang

Koran SI , Jurnalis-Jum'at, 05 Maret 2010 |11:10 WIB
ExxonMobil Lirik Minyak di Jombang
Foto: AP.
A
A
A

JOMBANG - ExxonMobil Indonesia tak berhenti mencari lokasi yang diperkirakan mengandung minyak. Kemarin, perusahaan minyak papan atas itu melakukan survei seismik di Desa Bareng, Kecamatan Bareng, Jombang.

Lokasi ini merupakan salah satu dari puluhan titik di Jombang yang akan disurvei. Exxon menunjuk kontraktor, PT Sari Pari, untuk melakukan uji seismik tersebut.

”Uji ini untuk mengetahui kandungan mineral, minyak dan gas,”ungkap Fasta Husein, salah satu perwakilan dari Exxon Mobil Indonesia, kepada warga dan Bupati Jombang Suyanto yang hadir di lokasi, kemarin.

Fasta menyebutkan, pihaknya sengaja mengundang warga dan perwakilan pejabat untuk menunjukkan bahwa uji seismik itu tak membahayakan dan tak merusak lahan warga.

Salah satu tahap dalam rangkaian menemukan minyak itu, uji seismik dilakukan di atas tanah warga seluas 40 m2 dan selanjutnya diberi nama Blok Ginting. Sayangnya, untuk kepentingan itu,warga hanya mendapati ganti rugi lahan sebesar Rp1.000 per meter.Di beberapa kecamatan lain di Jombang, ganti rugi ini sempat diprotes warga. ”Karena kami hanya menyewa saat pengujian dilakukan dan sama sekali tak ada kerusakan tanah yang terjadi nanti,” tukas Fasta.

Proyek yang sama juga dilakukan di beberapa daerah lainnya. Di antaranya,Kabupaten Mojokerto, Kediri, dan Nganjuk. Di Pasuruan, bahkan Exxon sudah melakukan uji seismik tahap dua.

Dari sejumlah wilayah yang dilirik itu,90 lokasi berada di Kabupaten Jombang. Fasta menerangkan, pengujian diperkirakan rampung delapan bulan ke depan. Sementara untuk mengetahui apakah lokasi tersebut mengandung minyak atau tidak, diperkirakan memakan waktu 3 tahun. ”Ini masih tahap awal. Dalam tahap pertama ini, survei seismik pertama kali kami lakukan hari ini (kemarin),” paparnya.

Dia menyatakan, warga yang tanahnya dipakai untuk penelitian awal itu, tak perlu khawatir dengan survei seismik yang menggunakan bahan peledak itu. Menurutnya, teknologi tersebut ramah lingkungan dan tak akan merusakan tanah. Juga tak akan berdampak negatif bagi warga di sekitar lokasi. ”Dentumannya juga rendah,” tegasnya.

Bupati Jombang Suyanto mengatakan, Pemkab Jombang mendukung langkah Exxon yang melakukan penelitian kandungan minyak di Jombang.”Jika memang di sini terpendam minyak alam dalam jumlah besar dan akhirnya bisa dieksplorasi, nanti juga akan menambah pendapatan asli daerah,” katanya. "Baik pemerintah daerah maupun masyarakat juga akan mendapatkan untung,” sambung Suyanto. Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir dengan uji seismik tersebut.

Suyanto menyatakan, berdasarkan pengamatannya, teknologi yang digunakan nyaris tak membawa dampak terhadap tanah warga. ”Tak ada kerusakan. Saya sendiri melihatnya. Masyarakat tak perlu khawatir,” tambah politisi PDIP yang telah menjabat sebagai bupati selama dua periode itu. (tritus julan)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement