Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Metro Rambah Bisnis Properti

Whisnu Bagus , Jurnalis-Selasa, 20 Juli 2010 |08:34 WIB
Metro Rambah Bisnis Properti
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Perusahaan ritel PT Metro Realty Tbk (MTSM) siap melakukan diversifikasi usaha ke sektor properti. Untuk tahap awal, perseroan membutuhkan dana sekitar Rp50 miliar.

"Setidaknya kita butuh investasi awal," kata Presiden Direktur Metro Realty Simon Marulali di Jakarta.

Menurut Simon, perseroan tengah menjajaki pinjaman perbankan sekitar Rp50 miliar.Namun, dia tidak bersedia menyebutkan bank yang bersedia mengucuri kredit kepada perseroan dengan alasan masih dalam tahap negosiasi. "Kita terikat perjanjian sehingga belum bisa disclose," kelitnya.

Simon menuturkan, dana tersebut akan digunakan untuk merenovasi aset perseroan menjadi unit properti yang produktif. Sejumlah lantai di Gedung Metro,Pasar Baru, Jakarta Pusat,akan dijadikan apartemen. Saat ini perseroan tengah mengurus perizinan pada otoritas setempat. Jika proses administrasi tersebut rampung,Metro Realty segera memulai pembangunan apartemen tersebut.

"Kita akan mulai di lantai empat,lalu dilanjutkan di lantai delapan, sembilan dan sepuluh.  Khusus untuk lantai empat, pembangunannya akan menggunakan kas internal," ujarnya.

Hingga saat ini perseroan masih memiliki aset supermarket Metro di Gedung Metro Pasar Baru yang menempati lantai satu hingga tiga. Nantinya apartemen ini akan dijual dengan memfokuskan pada para pemilik toko.

"Itu diperuntukkan sebagai pertokoan dan masih tetap berfungsi," kata Simon.

Jika pembangunan apartemen itu usai, Metro Realty optimistis mampu memperbaiki kinerja keuangannya. Hingga akhir 2010 perseroan membidik pendapatan sebesar Rp25,45 miliar,naik 10 persen dari tahun lalu Rp23,14 miliar. Direktur Metro Realty Sani Juli Maruli menambahkan, perseroan juga berencana membangun apartemen diwilayah Sunter Plaza, Jakarta Utara.

"Kita yakin bisnis properti sangat menjanjikan," tandasnya.

(Widi Agustian)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement