IHSG Diproyeksikan Menguat!

R Ghita Intan Permatasari, Jurnalis · Selasa 01 Maret 2011 08:10 WIB
https: img.okezone.com content 2011 03 01 278 429924 oo8ReTwwmo.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksikan bakal berada di zona hijau akibat terkoreksinya harga minyak dan beberapa komoditas lainnya.

"Pada perdagangan kali ini diprediksikan IHSG berada pada kisaran support di 3.455 dan resistance di 3.490,"ungkap analis pasar modal, M.Alfatih kala dihubungi Okezone di Jakarta,selasa (1/3/2011).

Alfatih menjelaskan adapun faktor lainnya yang menyebabkan IHSG diprediksikan akan menguat pada perdagangan kali ini adalah adanya penguatan dalam pergerakan rupiah, lalu adanya penundaan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Selain itu, adanya kemungkinan bahwa Bank Indonesia akan mempertahankan suku bungan acuan (BI Rate) dapat membuat para investor untuk tertarik lagi untuk berinvestasi di Indonesia. Hal ini senada dengan ekspetasi rendahnya inflasi di Februari lalu.

adapun saham yang juga diproyeksikan akan menguat pada perdagangan besok yaitu saham dalam sektor telekomunikasi, farmasi, konsumern dan perbankan, dan dengan adanya koreksi di harga minyak mengakibatkan saham di sektor baru bara juga diproyeksikan akan mengaut.

Sementara itu menurut Research Analyst Panin Sekuritas Purwoko Sartono, hari ini investor diperkirakan akan mencermati pengumuman data inflasi periode Februari. Selain itu volatilitas harga minyak juga perlu diperhatikan sebagai katalis pergerakan saham sektor komoditas.

"Kami proyeksikan indeks hari ini akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.450-3.472," ungkap Purwoko.

Purwoko menambahkan, Indeks kemarin bergerak menguat didukung oleh menguatnya bursa regional dan nilai tukar rupiah. Penguatan indeks melanjutkan kenaikan yang terjadi pada perdagangan Jumat. "Kami melihat pasar masih akan berada pada sentimen positif untuk beberapa waktu mendatang,"pungkasnya.

Seperti diketahui, IHSG Senin (28/2/2011), ditutup menguat 26,82 poin atau setara 0,78 persen menjadi 3.470,35. Selain itu, indeks LQ45 turut mengiringi penguatan IHSG sebesar 3,69 poin ke level 611,39, serta Jakarta Islamic Index (JII) menguat 2,64 poin ke posisi 493,32.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini