Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Semester II, Asuransi Cigna Siap Luncurkan 7 Produk Baru

Erichson Sihotang , Jurnalis-Rabu, 03 Agustus 2011 |09:20 WIB
Semester II, Asuransi Cigna Siap Luncurkan 7 Produk Baru
Ilustrasi Foto: Corbis
A
A
A

JAKARTA - PT Asuransi Cigna mengatakan akan meluncurkan tujuh produk asuransi baru pada semester II-2011. Hingga akhir 2011, perusahaan asuransi jiwa skala menengah ini secara total akan menerbitkan 10 produk baik, tradisional baru dengan jenis asuransi kesehatan dan unit link.

"Di pipeline kita ada 10 produk baru tahun ini, nanti akan ada sekira dua sampai tiga produk unit link. Jadi di semester II akan ada tujuh produk lagi," ujar CEO sekaligus President Direktur Asuransi Cigna Christine Setyabudhi usai peluncuran produk Cigna Hospitalife di Jakarta, Selasa (2/8/2011) malam.

Christine menambahkan, hingga semester I telah diluncurkan dua produk. Pada awal Semester II ini perseroan telah merilis Produk HospitaLife dan tujuh produk lainnya akan menyusul.

Menurut dia, produk-produk yang diluncurkan masih didominasi produk asuransi individual, yang mendominasi hampir 90 persen produk Cigna. Produk-produk baru yang akan dirilis ini, kata dia, nantinya akan didistribusikan melalui beberapa jalur distribusi.

Christine menjelaskan, hampir sebagian besar jalur distribusi Cigna berasal dari tenaga telemarketingnya yang berjumlah sekira 1.000 orang. Sementara jalur distribusi bancassurance menyumbangkan porsi 20 persen untuk kontribusi premi.
"Sebenarnya produk unit link di Cigna itu di bawah 10 persen dan kebanyakan tradisional. Kita sedang siapkan strategi untuk sales unit link ini," ujarnya.

Saat ini Cigna telah memiliki 27 partner bancassurance, di mana 19 di antaranya merupakan bank dan delapan non-bank. Terkait tenaga telemarketer, sambung dia, hingga akhir tahun perseroan akan tetap menjaga jumlah tenaga telemarketingnya sebagaimana yang telah dimiliki saat ini.

"Telemarketer Kita stabil dan tidak ada rencana menaikkannya karena kita lebih fokuskan kepada produktivitas, jumlah bukan parimenter," imbuhnya.


(Andina Meryani)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement